Ifm Sensors Induktif IIS267Ifm Sensors Induktif IIS267 (IIK3015BBPKG/K1/US-104)

Kami PT. Raibung Delapan Sinergi Distributor IIS267 Sensors Induktif Ifm Berkualitas menjual Produk Sensor IFM product Sensors IIS267 yang kami jual Berkualitas Original. Kami bersaing harga dengan distributor lainnya dengan harga yang sangat murah untuk Sensors IIS267 kami. Banyak konsumen membeli Sensor IFM dari kami karena Distributor sensor IIS267 ari kami  harganya yang murah dan terjangkau.

Spesifikasi Ifm Sensors Induktif IIS267

ifm electronic IIS267 merupakan sensor induktif untuk kebutuhan otomasi industri yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan objek logam secara cepat, stabil, dan tanpa kontak fisik. Sensor ini termasuk tipe Kplus, yang dikenal memiliki sensing range yang relatif panjang serta correction factor 1, sehingga kemampuan deteksinya terhadap berbagai jenis logam lebih konsisten dibandingkan sensor induktif konvensional.

IIS267 menggunakan bodi silinder berulir M30 x 1,5 dengan panjang sekitar 60 mm, sensing range 15 mm, output DC PNP normally open (NO), serta koneksi M12. Sensor ini juga memiliki perlindungan lingkungan yang tinggi hingga IP69K, sehingga sesuai digunakan pada lingkungan industri yang membutuhkan ketahanan terhadap debu, air, coolant, pelumas, getaran, dan kondisi kerja yang berat.

Mengenal Ifm Sensors Induktif IIS267

Sensor induktif bekerja berdasarkan perubahan medan elektromagnetik pada area sensing. Ketika objek logam masuk ke dalam detection zone, rangkaian elektronik di dalam sensor akan mendeteksi perubahan tersebut dan mengubahnya menjadi sinyal switching pada output.

Pada IFM IIS267, proses tersebut dilakukan tanpa kontak fisik dengan benda yang dideteksi. Karena itu, sensor tidak memerlukan bagian mekanis yang bergerak ketika melakukan deteksi. Keuntungan utamanya adalah mengurangi keausan mekanis dan memungkinkan sensor digunakan untuk proses produksi dengan siklus switching yang tinggi.

Dokumentasi produk IFM mencantumkan IIS267 sebagai sensor induktif dengan desain PNP normally open, sensing range 15 mm, housing threaded M30 x 1,5 / L = 60 mm, dan kemampuan pemasangan flush.

Kode produk: IIS267
Tipe/manufacturer: ifm electronic
Model teknis: IIK3015BBPKG/K1/US-104
Teknologi: Inductive proximity sensor
Output: DC PNP
Output function: Normally Open
Sensing range: 15 mm
Housing: M30 x 1,5
Panjang housing: 60 mm
Connection: M12 connector
Switching frequency: hingga 2.000 Hz
Operating voltage: 10–30 V DC
Protection: IP65, IP66, IP67, IP68, IP69K

Spesifikasi Utama Ifm Sensors Induktif IIS267

Salah satu keunggulan IIS267 adalah kombinasi antara ukuran M30, sensing range 15 mm, frekuensi switching tinggi, dan ketahanan lingkungan.

ParameterSpesifikasi IFM IIS267
ModelIIS267
Model teknisIIK3015BBPKG/K1/US-104
Jenis sensorInductive sensor
Desain elektrikDC PNP
Fungsi outputNormally Open (NO)
Sensing range15 mm
Real sensing range Sr15 ±10% mm
Operating distance0–12,15 mm
HousingThreaded cylindrical
ThreadM30 x 1,5
Panjang60 mm
InstalasiFlush mountable
Tegangan operasi10–30 V DC
Konsumsi arus<20 mA
Permanent current rating100 mA
Voltage drop<2,5 V
Switching frequency2.000 Hz
Reverse polarity protectionYa
Short-circuit protectionYa
Overload protectionYa
Ambient temperature-40 hingga +85 °C
Protection ratingIP65/IP66/IP67/IP68/IP69K
Magnetic field immunityHingga 300 mT
KoneksiM12 connector
Kontak konektorGold-plated
Indikator4 x LED kuning
Material housingBrass, white-bronze coated
Material sensing faceLCP putih
Beratsekitar 0,107 kg

Data teknis tersebut bersumber terutama dari datasheet IFM dan dokumentasi produk IIS267.

Sensing Range 15 mmDistributor Ifm Inductive sensors

IIS267 mempunyai sensing range nominal 15 mm. Artinya, sensor dirancang untuk mendeteksi objek logam pada jarak nominal hingga sekitar 15 mm dari permukaan sensing.

Datasheet juga mencantumkan real sensing range (Sr) 15 ±10%. Operating distance yang tercantum adalah 0–12,15 mm. Dalam instalasi aktual, jarak pemasangan dan karakteristik target tetap perlu diperhitungkan agar sistem mendapatkan switching yang stabil.

Salah satu karakteristik penting IIS267 adalah correction factor = 1. IFM mencantumkan faktor koreksi sekitar 1 untuk mild steel, stainless steel, brass, aluminium, dan copper pada spesifikasi produk.

Hal ini sangat berguna dalam aplikasi industri yang menggunakan berbagai material logam.

Correction Factor 1 untuk Berbagai Jenis Logam

Pada sensor induktif standar, jarak deteksi dapat berubah tergantung material target. Baja biasanya dapat memberikan karakteristik deteksi yang berbeda membandingkan aluminium, kuningan, atau tembaga.

IIS267 mengembangkan dengan karakteristik correction factor 1, sehingga sensing range dapat membuat lebih konsisten pada berbagai jenis logam.

Ini merupakan salah satu alasan sensor Kplus seperti IIS267 cocok untuk aplikasi otomasi yang membutuhkan deteksi objek dari material yang berbeda-beda. IFM sendiri mencantumkan kemampuan sensing yang konsisten pada berbagai logam sebagai salah satu karakteristik produk.

Output PNP Normally Open

IIS267 menggunakan output DC PNP Normally Open.

Pada konfigurasi normally open, output akan aktif ketika objek logam terdeteksi sesuai karakteristik switching sensor. Sinyal tersebut kemudian dapat meneruskan ke PLC, controller, relay interface, atau perangkat otomasi lainnya.

Output PNP banyak menggunakan dalam sistem kontrol industri karena dapat mengintegrasikan dengan input digital PLC yang kompatibel.

Sensor memiliki permanent current rating hingga 100 mA, dengan voltage drop maksimum switching output DC kurang dari 2,5 V. Perlindungan terhadap short circuit dan overload juga tersedia.

Tegangan Operasi 10–30 V DC

IIS267 merancang untuk bekerja pada tegangan 10–30 V DC dengan konsumsi arus kurang dari 20 mA.

Rentang tersebut umum menemukan pada sistem kontrol industri, terutama sistem otomasi yang menggunakan catu daya 24 V DC.

Penggunaannya dapat menemukan pada:

  • PLC control panel
  • Mesin packaging
  • Conveyor
  • Mesin produksi
  • Sistem counting
  • Mesin material handling
  • Mesin machining
  • Sistem positioning
  • Sistem deteksi komponen
  • Factory automation

Saat pemasangan, teknisi tetap perlu memastikan power supply sesuai spesifikasi dan wiring sensor melakukan dengan benar.

Switching Frequency hingga 2.000 Hz

Salah satu spesifikasi menarik IIS267 adalah switching frequency DC hingga 2.000 Hz.

Frekuensi tinggi ini memungkinkan sensor menggunakan pada mesin dengan pergerakan objek yang relatif cepat.

Sebagai contoh, sensor dapat menggunakan untuk mendeteksi keberadaan komponen pada conveyor atau menghitung produk yang melewati titik sensing. Dengan switching frequency tinggi, IIS267 dapat mendukung proses produksi yang memiliki siklus operasi cepat.

Namun, performa aktual tetap mempengaruhi oleh bentuk target, ukuran objek, jarak sensing, kecepatan objek, konfigurasi pemasangan, serta karakteristik mesin.

Konstruksi M30 x 1,5

Dari sisi mekanis, IIS267 mempunyai housing silinder berulir M30 x 1,5 dengan panjang sekitar 60 mm. Produk merancang untuk pemasangan flush.

Thread M30 memberikan konstruksi yang cukup besar dan kokoh untuk kebutuhan mesin industri. Dua lock nuts juga tercantum sebagai aksesori yang menyertakan.

Housing IIS267 menggunakan material brass dengan white-bronze coating, sedangkan sensing face menggunakan LCP putih. Kombinasi material ini merancang untuk kebutuhan aplikasi industri.

Ketahanan terhadap Lingkungan Industri

Lingkungan industri tidak selalu bersih. Sensor dapat terkena debu, air, coolant, oli, pelumas, getaran, maupun perubahan temperatur.

IIS267 memiliki rating perlindungan:

IP65 / IP66 / IP67 / IP68 / IP69K.

Rentang temperatur ambiennya adalah -40 hingga +85 °C.

Karakteristik tersebut membuat IIS267 sesuai untuk berbagai kondisi industrial, termasuk aplikasi yang menggunakan coolant dan lubricant. IFM juga menyebut IIS267 untuk aplikasi industrial, mobile, cooling, dan lubricating.

Magnetic Field Immune

IIS267 memiliki karakteristik magnetic-field immune dengan kemampuan ketahanan terhadap medan elektromagnetik hingga 300 mT menurut data produk.

Fitur tersebut menjadi penting pada area industri tertentu yang memiliki medan magnet kuat atau proses produksi yang menggunakan peralatan elektromagnetik.

Sensor yang lebih tahan terhadap gangguan medan magnet dapat membantu mempertahankan kestabilan deteksi dalam kondisi aplikasi tertentu.

Konektor M12 dengan Gold-Plated Contacts

Untuk koneksi listrik, IIS267 menggunakan M12 connector dengan kontak berlapis emas.

Konektor M12 merupakan format koneksi yang banyak menggunakan pada sistem otomasi industri karena praktis, kokoh, dan mudah terpasang maupun melepas ketika memerlukan maintenance.

Kontak berlapis emas juga menjadi salah satu fitur yang tercantum pada IIS267.

Dalam instalasi, pemilihan kabel dan konektor M12 yang sesuai tetap penting untuk memastikan sistem terlindungi dari gangguan mekanis dan lingkungan.

LED Status

IIS267 melengkapi 4 LED kuning untuk indikasi status output.

Indikator visual sangat membantu teknisi ketika melakukan:

  • commissioning mesin,
  • pengecekan wiring,
  • troubleshooting,
  • pengaturan posisi sensor,
  • pemeriksaan kondisi switching.

Dengan indikator yang terlihat langsung pada sensor, teknisi dapat lebih cepat mengetahui apakah objek berada pada area deteksi.

Ketahanan terhadap Getaran dan Benturan

Distributor Sensor IFM Berkualitas

IIS267 menujukan untuk lingkungan industri yang dapat mengalami getaran dan shock. Dokumentasi teknis mencantumkan pengujian vibrasi dan shock berdasarkan standar EN 60068, termasuk pengujian vibrasi dan benturan dengan tingkat yang cukup tinggi.

Karakteristik tersebut penting karena sensor pada mesin produksi sering terpasang dekat motor, gearbox, conveyor, aktuator, atau mekanisme bergerak.

Konstruksi sensor yang sesuai dengan lingkungan industri membantu menjaga keandalan selama penggunaan jangka panjang.

Aplikasi Ifm Sensors Induktif IIS267

Dengan karakteristik sensing 15 mm, housing M30, switching frequency 2.000 Hz, output PNP, dan protection rating tinggi, IIS267 dapat menggunakan untuk berbagai aplikasi.

1. Conveyor

IIS267 dapat menggunakan untuk mendeteksi keberadaan komponen logam pada conveyor. Output sensor dapat meneruskan ke PLC untuk proses counting, sorting, atau kontrol urutan produksi.

2. Mesin Packaging

Sensor dapat menggunakan untuk memastikan posisi komponen mekanis, mendeteksi keberadaan material, atau memberikan sinyal posisi kepada controller.

3. Mesin Produksi

Dalam mesin produksi otomatis, sensor induktif dapat berfungsi sebagai proximity switch untuk mendeteksi posisi aktuator, stopper, bracket, atau bagian mesin berbahan logam.

5. Automotive Manufacturing

Karakteristik correction factor 1 dan ketahanan terhadap medan magnet menjadikan tipe sensor Kplus relevan untuk lingkungan manufaktur otomotif tertentu. IFM memasukkan sensor Kplus dalam konteks aplikasi factory automation dan welding.

6. Aplikasi Coolant dan Lubricant

Protection rating yang tinggi dan desain industri membuat IIS267 sesuai untuk lingkungan yang berhubungan dengan coolant dan lubricant.

Keunggulan Utama Ifm Sensors Induktif IIS267

Beberapa keunggulan utama IFM IIS267 dapat merangkum sebagai berikut:

  1. Sensing range 15 mm untuk kebutuhan deteksi objek logam.
  2. Correction factor 1 untuk karakteristik sensing yang konsisten pada berbagai material logam.
  3. PNP Normally Open untuk integrasi dengan sistem kontrol industri.
  4. Switching frequency hingga 2.000 Hz untuk aplikasi dengan siklus cepat.
  5. Housing M30 x 1,5 yang kuat untuk pemasangan mesin.
  6. Flush mountable sehingga dapat mengintegrasikan secara rapi pada konstruksi mesin.
  7. IP65 hingga IP69K untuk perlindungan terhadap kondisi lingkungan yang berat.
  8. Temperatur -40 hingga +85 °C.
  9. Magnetic-field immune hingga 300 mT.
  10. M12 connector dengan gold-plated contacts.
  11. Short-circuit dan overload protection.
  12. Reverse polarity protection.
  13. LED status indication.
  14. Cocok untuk industrial, mobile, cooling, dan lubricating applications.

Baca Juga: Distributor Ifm Inductive sensors

Baca Juga: Distributor Sensor IFM Berkualitas

Cara Memilih dan Memasang Ifm Sensors Induktif IIS267

Dalam memilih IIS267, pengguna sebaiknya tidak hanya melihat sensing range. Beberapa faktor yang perlu memperhatikan adalah material target, ukuran target, jarak sensor, posisi pemasangan, kecepatan objek, tegangan supply, jenis input PLC, dan kondisi lingkungan.

Karena IIS267 merupakan sensor flush mountable, pemasangannya dapat membuat relatif rapi pada struktur mesin. Namun, teknisi tetap perlu mengikuti ketentuan pemasangan dari dokumentasi IFM untuk mendapatkan jarak deteksi dan performa yang sesuai.

Pastikan pula konektor M12 terpasang dengan baik dan kabel tidak mengalami tarikan berlebihan. Pada aplikasi dengan coolant, oli, atau proses pencucian, pemilihan kabel dan konektor yang kompatibel dengan lingkungan kerja juga sangat penting.

PT. Raibung Delapan Sinergi
Alamat: 18 OFFICE PARK BUILDING 12Th Floor Unit E
JL TB Simatupang No.18 RT 002  RW 001
KEL. Kebagusan KEC. Pasar Minggu
Jakarta Selatan
Nomer: 08131970441
Email: info@raibungdelapansinergi.com

Kunjungi Website Kami