PRK3C.A3/2N-200-M12 (50136260) Optical sensors Leuze
Kami PT. Raibung Delapan Sinergi Distributor PRK3C.A3/2N-200-M12 Optical sensors Leuze menjual Produk Leuze yang kami jual Berkualitas Original. Kami bersaing harga dengan distributor lainnya dengan harga yang sangat murah untuk Produk PRK3C.A3/2N-200-M12 Optical sensors Leuze kami. Banyak konsumen membeli Produk Leuze dari kami karena Distributor PRK3C.A3/2N-200-M12 Optical sensors Leuze dari kami harganya yang murah dan terjangkau.
Spesifikasi PRK3C.A3/2N-200-M12 Optical sensors Leuze
PRK3C.A3/2N-200-M12 merupakan sensor fotoelektrik dari Leuze yang dirancang untuk mendeteksi objek menggunakan prinsip polarized retro-reflective photoelectric sensing. Sensor ini termasuk dalam seri 3C dan memiliki nomor komponen 50136260. Prinsip kerjanya menggunakan cahaya merah yang dipancarkan menuju reflektor, kemudian mendeteksi cahaya yang kembali ke sensor untuk menentukan keberadaan objek.
Sensor ini dapat digunakan dalam sistem otomasi industri, seperti mesin pengemasan, konveyor, penanganan material, dan proses produksi yang membutuhkan deteksi objek secara cepat. Salah satu karakteristik pentingnya adalah penggunaan dua keluaran digital NPN, yaitu keluaran dengan prinsip light switching dan dark switching. Dengan konfigurasi tersebut, sensor dapat disesuaikan dengan kebutuhan logika deteksi pada sistem kontrol industri.
Model ini juga memiliki desain ringkas, konektor M12 empat pin, serta perlindungan IP67 dan IP69K. Namun, ada hal penting bagi calon pembeli: halaman resmi Leuze menyatakan bahwa model ini sudah tidak tersedia lagi sebagai produk aktif. Karena itu, ketersediaan stok dan model pengganti perlu dikonfirmasi sebelum melakukan pembelian.
Tabel spesifikasi teknis PRK3C.A3/2N-200-M12 Optical sensors Leuze
Berikut adalah spesifikasi yang tercantum dalam lembar data teknis produsen.
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Merek | Leuze |
| Nomor model | PRK3C.A3/2N-200-M12 |
| Nomor komponen | 50136260 |
| Jenis produk | Sensor fotoelektrik retro-reflektif terpolarisasi |
| Seri | 3C |
| Prinsip kerja | Refleksi dengan reflektor |
| Fitur optik khusus | Autocollimation |
| Jarak operasi terjamin | 0–4 m |
| Jarak operasi tipikal maksimum | 0–5 m |
| Reflektor acuan | TK(S) 100 × 100 mm |
| Sumber cahaya | LED merah |
| Panjang gelombang | 635 nm |
| Tegangan suplai | 10–30 V DC |
| Jumlah keluaran digital | 2 |
| Jenis keluaran | Transistor NPN |
| Fungsi output 1 | Light switching |
| Fungsi output 2 | Dark switching |
| Arus keluaran maksimum | 100 mA |
| Frekuensi switching | 1.500 Hz |
| Waktu respons | 0,33 ms |
| Waktu tunda kesiapan | 300 ms |
| Koneksi | Kabel 200 mm dengan konektor M12 |
| Jumlah pin | 4 pin, A-coded |
| Dimensi (L × T × P) | 11,4 × 34,2 × 18,3 mm, sesuai urutan W × H × L pada datasheet |
| Material rumah | PC-ABS |
| Material penutup optik | PMMA |
| Berat | 20 g |
| Suhu operasi | −40 hingga +60 °C |
| Suhu penyimpanan | −40 hingga +70 °C |
| Perlindungan | IP67 dan IP69K |
| Kelas perlindungan listrik | III |
| Indikator | 2 LED |
| Pengaturan | Tombol Teach |
| Standar yang dicantumkan | IEC 60947-5-2 |
Sumber spesifikasi: datasheet dan halaman produk resmi Leuze.
Perlu diperhatikan bahwa jarak 4 meter merupakan rentang operasi yang dijamin dengan reflektor yang ditentukan, sedangkan 5 meter adalah batas operasi tipikal. Nilai tersebut tidak boleh dianggap sebagai jaminan bahwa semua objek dapat dideteksi pada jarak yang sama tanpa memperhatikan reflektor, pemasangan, dan kondisi lingkungan.
Prinsip kerja sensor fotoelektrik retro-reflektif
PRK3C.A3/2N-200-M12 menggunakan metode retro-reflektif, yaitu metode deteksi dengan sensor dan reflektor yang dipasang saling berhadapan. Sensor mengirimkan cahaya merah ke reflektor, kemudian menerima cahaya yang dipantulkan kembali.
Proses kerjanya dapat dijelaskan dalam beberapa tahapan:
Pemancaran cahaya. Sensor menghasilkan cahaya merah dengan panjang gelombang 635 nm.
Pemantulan cahaya. Reflektor mengembalikan cahaya menuju sensor.
Deteksi objek. Ketika objek melewati jalur cahaya, pantulan yang diterima sensor berubah atau terhalang.
Pemrosesan sinyal. Sensor mengubah kondisi optik menjadi sinyal digital.
Pengiriman keluaran. Sinyal meneruskan melalui output NPN ke PLC, pengendali mesin, atau rangkaian input yang kompatibel.
Keunggulan pendekatan ini adalah sensor dan penerima cahaya berada dalam satu unit sehingga instalasinya relatif sederhana berbandingkan sistem through-beam yang menggunakan pemancar dan penerima terpisah. Namun, reflektor tetap memerlukan agar sistem bekerja sesuai prinsip desainnya.
Spesifikasi kelistrikan dan konfigurasi output
Sensor ini merancang untuk suplai 10–30 V DC, dengan toleransi riak tegangan yang mencantumkan sebesar 0–15% dari tegangan suplai. Arus tanpa beban berada pada rentang 0–15 mA, sedangkan arus switching maksimum setiap output adalah 100 mA.
Fungsi dua output NPN
| Output | Pin konektor | Jenis output | Prinsip switching |
|---|---|---|---|
| OUT 1 | Pin 4 | NPN | Light switching |
| OUT 2 | Pin 2 | NPN | Dark switching |
| Suplai positif | Pin 1 | V+ | Tegangan positif |
| Suplai negatif | Pin 3 | GND | Ground |
Pembagian pin tersebut mengikuti diagram koneksi dalam datasheet Leuze.
Light switching dan dark switching memberikan dua perilaku logika yang berbeda. Pada konfigurasi light switching, output mengikuti kondisi penerimaan cahaya yang menetapkan sensor. Pada konfigurasi dark switching, perilakunya berkebalikan.
Kedua output ini memudahkan integrasi dengan berbagai kebutuhan logika kontrol. Namun, teknisi perlu memeriksa diagram switching dan kondisi indikator pada manual sebelum menentukan apakah output aktif ketika jalur optik bebas atau terhalang. Jangan hanya mengandalkan istilah light dan dark tanpa menguji fungsi pada instalasi aktual.
Output NPN umumnya menggunakan pada input kontrol yang kompatibel dengan rangkaian sinking. Pastikan jenis input PLC, common terminal, tegangan kerja, dan polaritas kabel sesuai dengan spesifikasi sensor.
Kecepatan respons dan performa deteksi
Salah satu parameter penting PRK3C.A3/2N-200-M12 adalah waktu respons sebesar 0,33 milidetik, dengan frekuensi switching maksimum 1.500 Hz. Waktu tunda kesiapan setelah sensor dinyalakan adalah 300 ms, sementara response jitter yang tercantum sebesar 110 µs.
Parameter ini relevan untuk proses produksi yang bergerak cepat, seperti penghitungan barang pada konveyor, pendeteksian paket, dan pemantauan posisi produk.
Sebagai contoh, pada lini pengemasan, sensor dapat memberikan sinyal ketika sebuah kemasan melewati titik pemeriksaan. PLC kemudian menggunakan sinyal tersebut untuk menghitung produk atau mengoordinasikan tahapan mesin berikutnya.
Namun, kecepatan switching bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan deteksi. Ukuran objek, jarak antarproduk, posisi reflektor, dan waktu pemrosesan PLC juga perlu memperhitungkan. Untuk aplikasi dengan kecepatan tinggi, lakukan pengujian menggunakan kondisi produksi sebenarnya.
Dimensi, material, dan perlindungan lingkungan
Bodi sensor memiliki dimensi 11,4 × 34,2 × 18,3 mm dengan urutan lebar, tinggi, dan panjang. Beratnya sekitar 20 gram, sehingga cocok mempertimbangkan untuk instalasi dengan ruang terbatas. Rumah sensor terbuat dari PC-ABS, sedangkan penutup optiknya menggunakan PMMA.
Sensor ini memiliki karakteristik lingkungan sebagai berikut:
IP67: perlindungan terhadap masuknya debu dan perendaman sementara dalam kondisi pengujian yang menentukan standar.
IP69K: perlindungan terhadap kondisi pencucian bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi sesuai metode pengujian yang berlaku.
Suhu operasi: −40 hingga +60 °C.
Suhu penyimpanan: −40 hingga +70 °C.
Kelas perlindungan listrik: III.
Kompatibilitas material: ECOLAB tercantum dalam datasheet.
Persetujuan: c UL US, sesuai dokumen produk.
Fitur tersebut membuat sensor layak mempertimbangkan untuk lingkungan industri yang menuntut ketahanan terhadap debu, kelembapan, dan proses pembersihan. Akan tetapi, rating IP tidak berarti sensor kebal terhadap seluruh bahan kimia atau segala jenis paparan. Pastikan kompatibilitas bahan pembersih dan kondisi instalasi sesuai petunjuk produsen.
Aplikasi PRK3C.A3/2N-200-M12 Optical sensors Leuze dalam industri
Berikut adalah contoh penggunaan yang sesuai dengan prinsip kerja sensor retro-reflektif ini.
Industri pengemasan. Sensor dapat mendeteksi keberadaan kotak, botol, atau kemasan yang melewati jalur produksi. Sinyal output dapat memanfaatkan untuk penghitungan barang atau sinkronisasi proses.
Sistem konveyor. Sensor dapat terpasang pada titik pemeriksaan untuk mengetahui apakah suatu objek telah mencapai posisi tertentu, selama geometri pemasangan dan reflektor mendukung deteksi yang stabil.
Penanganan material. Sensor dapat membantu mendeteksi keberadaan komponen atau wadah pada titik pemindahan barang.
Otomasi mesin. Dua output mendigital dapat memanfaatkan untuk menyediakan pilihan logika switching bagi rangkaian kontrol yang sesuai.
Industri makanan dan minuman. Ketahanan IP69K dan kompatibilitas material yang mencantumkan dapat menjadi pertimbangan untuk aplikasi yang memerlukan pencucian. Kelayakan penggunaannya tetap perlu menilai berdasarkan bahan kimia, prosedur sanitasi, dan persyaratan higienis mesin.
Contoh tersebut merupakan penerapan yang masuk akal berdasarkan jenis dan spesifikasi sensor, bukan jaminan bahwa model ini telah sertifikasi untuk setiap aplikasi di atas.
Baca Juga: Distributor Leuze Indonesia Berkualitas
Panduan pemasangan dan pengaturan PRK3C.A3/2N-200-M12 Optical sensors Leuze
Untuk memperoleh deteksi yang konsisten, ikuti langkah-langkah berikut.
Pasang sensor dan reflektor saling berhadapan pada posisi yang stabil.
Gunakan reflektor yang sesuai dengan jarak deteksi yang membutuhkan. Untuk rentang terjamin 0–4 meter, datasheet mencantumkan reflektor TK(S) 100 × 100 mm.
Hubungkan suplai 10–30 V DC dan output menggunakan mendiagram pin resmi.
Aktifkan sensor dan tunggu waktu kesiapan sekitar 300 ms.
Gunakan tombol Teach untuk penyesuaian sensitivitas sesuai petunjuk pengoperasian.
Periksa LED hijau dan kuning. Datasheet menjelaskan bahwa LED hijau menyala tetap menandakan sensor siap, sedangkan LED kuning menyala tetap menandakan jalur cahaya bebas. LED kuning berkedip menunjukkan jalur cahaya bebas tetapi tanpa cadangan fungsi.
Uji kondisi jalur bebas dan terhalang untuk memastikan logika output sesuai dengan kebutuhan PLC.
Hindari pemasangan yang mudah bergeser atau membuat reflektor tidak sejajar. Bersihkan permukaan optik dan reflektor secara berkala agar debu atau kotoran tidak mengurangi kualitas pantulan.
PT. Raibung Delapan Sinergi
Alamat: 18 OFFICE PARK BUILDING 12Th Floor Unit E
JL TB Simatupang No.18 RT 002 RW 001
KEL. Kebagusan KEC. Pasar Minggu
Jakarta Selatan
Nomer: 08131970441
Email: info@raibungdelapansinergi.com
PRK3C.A3/2N-200-M12 (50136260) Optical sensors Leuze